Loading

wait a moment

PERJALANAN SEJARAH MAX SERIES HINGGA KE INDONESIA

Mungkin anda para pecinta skutik Maxi milik Yamaha seperti NMax, XMax, TMax atau Lexi yang baru-baru ini resmi meluncur. Tapi tahukah anda seperti apa perjalan skutik gambot tersebut hingga sampai dan membumi di Tanah Air kita ini?

Max Series milik Yamaha ini pertama kali keluar adalah TMax, motor ini dikonsep sebagai Sport Matic pertama di dunia. TMax pertama ini mempunyai tipe atau nama lain Yamaha XP500. TMax ini tujuan pasarnya adalah Eropa, sehingga diperkenalkan pertama kali di Napoli, Italia pada tahun 2000. TMax juga diperkenalkan di Iwata, Jepang, negara pemilik Brand Yamaha. Namun sebenarnya TMax adalah Maxi Scooter kedua, yang pertama sebenarnya adalah YP250 Majesty yang diperkenalkan tahun 1996.

Setelah sukses dengan TMax, Yamaha kembali mengeluarkan XMax pada tahun 2005. XMax ini diperkenalkan di Perancis dengan kapasitas mesin 125cc dan 250cc, namun XMax 250cc lebih laku. XMax ini sebenarnya adalah suksesor dari Yamaha Versity 300, yang di Stop produksi karena kurang laku disebabkan harga yang tinggi. Bersamaan dengan XMax, ada versi lainnya yang bernama Yamaha X-City. Hanya saja X-City memiliki ukuran roda yang lebih besar satu Inch. XMax ini menjadi favorit di Eropa, sehingga varian kapasitas mesin ada yang 300cc dan 400cc.

Perjalan Maxi Skuter selanjutnya terjadi ditahun 2007, dimana TMax melakukan revolusi besar pada Chassis, yaitu Die-Casting Alumunium Chassis. Design ini semakin menjadi idola, karena mengadopsi rangka motor Sport yang ringan dan stabil. Ditambah ukuran tabung Shock depan lebih besar menjadi 43 mm dan ukuran Velg menjadi 15 Inch. Design ini membuat TMax menjadi The Real Sport Matic.

Perubahan lanjutan ada di tahun 2011, dimana kapasitas mesin TMax dinaikkan menjadi 530cc, atau dengan model XP530, sampai saat ini. Teknologi mesin pun diperbaharui, pada generasi keempat ini mengadopsi teknologi Pent-Roof Combustion Chamber dan Continuously Variable Transmission sehingga membuat Matic paling Powerful dikelasnya. TMax generasi keempat ini memang melakukan perubahan besar pada Body, Powertrain dan Die-Cast Alumunium Swingarm.

 

Baru pada tahun 2015 resmi keluar NMax, versi lebih kecil dari XMax yang diproduksi oleh Yamaha Indonesia. Meski produksi lokal, NMax ini adalah Global Model yang dipasarkan ke seluruh dunia. NMax ini, skutik berbasis rangka Underbone dengan ukuran Velg 13 Inch. NMax ini diproduksi dengan dua kapasitas, yang pertama 150cc untuk pasar Indonesia dan Non Eropa, yang kedua 125 cc untuk pasar Eropa. Mesin NMax ini juga sangat canggih, memiliki teknologi pembukaan katup ganda yang dikenal dengan nama VVA (Variable Valve Actuation). Dan NMax ini sangat diterima oleh pasar dunia.

Dengan kesuksesan NMax tersebut, Yamaha Indonesia kembali meresmikan varian Max Series. Yamaha XMax 250cc diproduksi di Indonesia dan di ekspor ke mancanegara. XMax generasi ini dijuluki The Ultimate Pride, karena menyajikan fitur-fitur canggih. Mulai dari Traction Control System (TCS) yang mengurangi ban slip disegala kondisi jalan saat berakselerasi. Penggunaan Shock Absorber motor Sport pada bagian depan, serta penggunaan Smart Key System atau tanpa kunci (Keyless).

Dengan dua kesuksesan tersebut, Yamaha Indonesia melanjutkan sejarah Maxi Skutik dengan mengeluarkan varian Entry Level dari Max Series dengan nama Lexi. Yamaha Lexi ini menggunakan mesin berkapasitas 125cc dengan teknologi VVA, atau serupa dengan NMax versi Eropa. Hanya saja Lexi hanya menggunakan Single Rear Cushion atau hanya satu Shock belakangnya.

Seperti itulah perjalanan Max Series milik Yamaha. Indonesia ikut menjadi perjalanan sejarah Max dengan menghadirkan NMax dan Lexi. Jadi bangga dunk memiliki Yamaha Max Series. Max series apa yang anda miliki?

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *