Loading

wait a moment

KENALI MANFAAT DAN PROSEDUR SWDKLLJ PADA STNK ANDA

Apakah anda tahu tentang SWDKLLJ? Tulisan ini dapat anda lihat di STNK kendaraan anda dan pada tiket perjalanan anda. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, begitulah kepanjangannya. Lalu apakah anda tahu manfaatnya?

Jika anda membayar pajak kendaraan anda, anda akan membayar iuran tersebut. Yang artinya secara otomatis anda ikut serta dalam perlindungan Asuransi yang dilaksanakan oleh PT. Jasa Raharja. Berapa besar manfaatnya?

Per tanggal 01 Juni 2017, PT. Jasa Raharja menaikkan jumlah santunan kecelakaan aras asuransi tersebut hingga 2x lipat. Ketentuan ini tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan No. 15/PMK.010/2017, tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut dan Udara. Dan Peraturan Menteri Keuangan No. 16/PMK.010/2017, tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Dengan ketentuan baru tersebut, maka rincian kenaikan santunan kepada korban kecelakaan sebagai berikut:

  1. Korban meninggal dunia dari Rp. 25 Juta, naik menjadi Rp. 50 Juta.
  2. Korban cacat tetap dari Rp. 25 Juta, naik menjadi Rp. 50 Juta.
  3. Penggantian biaya perawatan & pengobatan dari Rp. 10 Juta, naik menjadi Rp. 20 Juta.
  4. Penggantian buaya penguburan dari Rp. 2 Juta, naik menjadi Rp. 4 Juta.
  5. Biaya pertolongan pertama (Manfaat baru) Rp. 1 Juta.
  6. Biaya membawa korban ke fasilitas kesehatan (Manfaat baru) Rp. 500 Ribu.

Untuk mendapatkan manfaat santunan tersebut, para korban atau ahli waris dapat mendatangi kantor Jasa Raharja terdekat dengan mengisi melengkapi beberapa dokumen, sebagai berikut.

  1. Formulir Klaim, dengan melampirkan laporan kecelakaan dari Kepolisian atau pihak berwenang, Surat Keterangan Dokter, KTP atau Identitas korban atau ahli waris.
  2. Kwitansi biaya perawatan dan pengobatan yang asli. Dan jika korban meninggal dunia disertai Kartu Keluarga atau Surat Nikah.

Permohonan santunan tersebut diajukan paling lambat 6 bulan sejak kecelakaan terjadi. Santunan ini juga berlaku untuk penumpang pada Angkutan Umum. Maja dari itu kenali tujuan, manfaat dan prosedurnya. Jangan ragu dan jangan terlambat untuk memprosesnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *