Loading

wait a moment

GAS TANPA BATAS MENJELAJAH DI TANAH MELAYU

Persiapan Ritual Jelang Jamnas Yamaha RX King Indonesia pun dimulai. Berangkat dari masing–masing daerah kumpul di bandara International Soekarno-Hatta, setelah kumpul langsung berangkat menuju Markas Besar Korlantas Polri di Jl. MT Haryono, untuk membuat Surat Izin Mengemudi International sesuai peraturan International untuk mengendari sepeda motor di suatu negara diluar Indonesia.

sim-int

Adapun persyaratan pembuatan SIM International sebagai berikut:

  1. Fotocopy Sim C
  2. Fotocopy KTP
  3. Fotocopy Pasport yang masih berlaku
  4. Foto berwarna 4 x 6 sebanyak 4 Lembar
  5. Biaya Rp.250.000

setelah selesai memiliki SIM International team YRKI berkunjung DENWAL Mabes Polri. Tujuan kunjungan ini meminta masukan dan pengarahan oleh Anggota DENWAL Mabes Polri, team YRKI langsung diterima oleh Bpk. Max, Bpk Bader, Bpk Relif dan Bpk Brata.

start

Hari pertama

Sudah memiliki Sim International dan pengarahan dari Denwal team YRKI langsung menuju Bandara International Soekarno Hatta. Tepat pukul 18.30 team lepas landas mengunakan menuju Kuala Lumpur Malaysia. Sampai di Kuala Lumpur International Airport sudah di tunggu Niza Edet (Presiden Pengurus Pertumbuhan Motorsikal Retro Malaysia) sebagai tuan rumah untuk touring bersama Yamaha Rx King Indonesia (YRKI) & Retro Malaysia Bikes (RMB).
Kemudian Team YRFKI langsung menuju ke Klang untuk makan malam di restoran Ayu & Steamboat milik Haji Salleh (Penganjur/Pembina RMB) di Jl. Kebun Klang. Selesai makan malam langsung berangkat ke Shah Alam untuk Setting motor dan start touring.

gtb-rmb

Hari kedua

Setelah motor dan atribut touring siap, team YRKI mendapatkan sebuah kehormatan yaitu pemberian Helm dari Goberman Malaysia Jabatan Keselamatan Jalan Raya Selangor.

Tepat pukul 02.00 waktu Malaysia Start dan dilepas oleh teman–teman RMB sekitar 50 motor di Bandar Shah Alam Ibukota Selangor. Disinilah mulai kenikmatan riding di negeri orang, melalui jalan highway yang belum pernah dirasakan oleh team YRKI atau Gas Tanpa Batas menikmati kecepatan di track panjang yang kagak ada abisnye, mau gag mau gasspollll terus. Disini juga team merasakan tertibnya pengisian isi bbm sekaligus melihat kebersihan SPBU dan cara pembelian bbm yang tidak biasa.

hotel-malay

Beberapa kilomter setelah melanjutkan perjalanan kembali, Team GTB sudah di tunggu di rest area Sg Bulu oleh temen–temen bikers lainnya. Dan ternyata yang menjamu Tim GTB adalah anggota YRKI sendiri, yaitu dari KSC (Kings Sragen Community) yang bekerja di Malaysia. Jamuan ini adalah bentuk support kepada tim GTB sekaligus silaturahmi lintas negara. Selesai silahturahmi team melanjutkan perjalanan, disini team GTB merasakan nikmatnya jalan highway alias tol yang bebas menarik gas sekuat-kuatnya nyali bro, dimana kalau di negara sendiri jalan tol hanya untuk mobil.  kenikmatan narik gas ini juga harus di waspadai karena malah takut mesinnya meledak yang disebabkan beberapa putaran RPM masuk di Redzone.

didiet-malaysia
Hujan panas dijalani dari basah sampai kering kembali Team GTB gaspoll terus tanpa mengenal waktu. Disini team GTB banyak belajar mengenal track dan settingan motor, karena selama perjalanan tidak melihat tukang tambal ban dan bensin eceran. Hehehe… Team GTB melakoni touring ini mengunakan motor 2-stroke dari Yamaha, yaitu RXZ, RXK dan RXS dengan menggunakan ban tubless untuk semua motor.

insurance

Setelah sekian lama gaspol, akhirnya sampai juga di kedah perbatasan antara Malaysia dan Thailand. 2 KM sebelum masuk border tim GTB dan RMB membuat Asuransi Thailand dengan biaya RM 33 (Ringgit Malaysia). Pembuatan Insurance ini dilengkapi kelengkapan administrasi seperti Passport, Sim International, STNK dan BPKB (STNK & BPKB sangat berbeda apa yang biasa di Indonesia, STNK seperti KTP dan BPKB hanya selembar). Di tempat Insurans ini sudah ada anggota RMB Kedah yang membantu membuat perizinannnya dan disini pula tim GTB menukar uang dari Ringgit ke Batt Tahiland.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *