Loading

wait a moment

"PIETRO CAPRARA" DIREKTUR TEKNIK TIM SKY VR46 BERIKAN EDUKASI KEPADA GALANG HENDRA

Galang Hendra, pebalap binaan Yamaha Indonesia mengawali hari ketiga dari program Second Edition of Yamaha VR46 Master Camp dengan menerima edukasi. Yaitu informasi sehubungan berbagai hal menyangkut pengenalan dan fungsi part-part motor di dunia balap. Makin spesial, materi disampaikan langsung Direktur Teknik sekaligus Crew-Chief tim SKY VR46, Pietro Caprara. Jadi memang orang yang kompeten.

rider-rider-master-camp-2-makin-perdalam-teknik-balap-di-sirkuit-flat-track
Tim tersebut diatas dimiliki Valentino Rossi dan tahun ini konsen di balap Moto3. Diberikan penjelasan menyangkut wheelbase, trail, offset dan fork angle, swing-arm dan lain-lain. Intinya, bagaimana pebalap dapat memahami masing-masing perangkat hingga dapat berkomunikasi efektif dengan para mekanik. Alhasil, set-up motor ataupun setting sasis dapat lebih optimal.
“Dengan pengetahuan teori yang baik, maka set-up motor dapat menghasilkan kalkulasi yang baik. Juga dapat membangun komunikasi antara pebalap, teknisi, engineer dan manajemen tim, “ujar Pietro Caprara. “Suatu kebanggaan buat saya dapat menerima ilmu langsung dari Pietro Caprara. Ilmu saya bertambah lagi dan akan mengaplikasinya dalam proses set-up motor saya hingga dapat mendapatkan settingan terbaik, “ujar Galang Hendra Pratama, racer kebanggaan Indonesia yang berusia 17 tahun dan konsen di balap Asia Road Racing Championship 2016 (ARRC 2016) kelas Asia Production (AP250).
Kemudian masuk ke dalam sesi acara makan siang. Disini, mereka dikejutkan dengan hadirnya Flavio Fratesi selaku Vice President VR46 Fan Club. Setelah itu menuju kantor Official Fan Club VR46 yang memang dalam satu bangunan. Rider Yamaha Racing Thailand, Apiwat Wongthananon yang baru bergabung di Master Camp 2 mendapatkan member-card VR46 Fan Club.

saat-mengunjungi-official-fan-club-vr46
Selanjutnya, jelang sore hari kembali Galang Hendra dan rekan-rekan rider Asia lainnya menjalani latihan flat-track di Sirkuitnya Valentino Rossi, Motor Ranch VR46. Mereka lebih memperdalam skill balap. Pastinya dengan mentor Marco Belli. Terdiri dari 3 sesi latihan, yaitu sesi pertama dan kedua, masing-masing selama 20 dan 15 menit, lanjut sesi 3 dalam konteks race. Saat balap memang berlangsung dalam kondisi hujan. Hingga cukup 3 laps saja.
Mereka diajak untuk berlatih dalam kondisi wet-race. Marco Belli turun di sirkuit memberikan pengarahan. Tentu saja, menjadi pengalaman yang sangat berharga. “Jika ingin lebih cepat saat cornering sebisa mungkin tidak perlu menurunkan kaki. Tentunya, tidak untuk semua cornering. Nanti kita akan coba lagi di sesi berikutnya, “terang Marco Belli, jawara nasional flat-track Italia sebanyak 4 kali, juga jawara 3 kali flat-track Inggris dan 2 kali juara flat-track Amerika dan Eropa.

latihan-flat-track-di-motor-ranch-vr46-semakin-diperdalam-termasuk-saat-trek-basah-diguyur-hujan
Dalam proses latihan ini, ikut bergabung pula para pebalap yang tergabung di VR46 Riders Academy. Seperti Luca Marini, Baldassarri, Nicolò Bulega, Marco Bezzecchi dan Celestino Vietti. “Spesifikasi motor YZ250F yang dipakai sama dengan saat Master Camp 1. Tetapi ini berbeda dengan motor yang dipakai Galang saat training di Indonesia. Jadi perlu lakukan pemanasan dahulu. Hasilnya memang saya dapat meningkatkan skill saya dalam 3 sesi yang diikuti. Latihan di Motor Ranch ini akan terus berlanjut, “tambah Galang Hendra. www.yamaharacingindonesia.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *